Bad Religion: “True North” (2013)

ADA beberapa momen di mana Bad Religion, grup musik “intelektual punk rock” Amerika Serikat, tampaknya telah kehilangan arah. Namun ketika orang-orang mengira bahwa Bad Religion telah terpuruk dan terkubur di bawah serangkaian upaya label rekaman major yang kacau dan habis-habisan, band asal Kota Los Angeles, California itu mengambil langkah mundur kembali ke gaya lama mereka…

Stone Temple Pilots with Chester Bennington: “High Rise (EP)” (2013)

MESKI menyukai musik grunge, saya tidak terlalu mengikuti perkembangannya. Perkenalan pertama kali saya dengan grunge adalah ketika mulai mendengarkan Pablo Honey (1993) dan The Bends (1995) — dua album awal Radiohead yang masih dikategorikan sebagai rekaman grunge — pada pertengahan 1999, serta album Nevermind (1992) dari Nirvana dan Vs. (1993) dari Pearl Jam pada tahun…

Panic! at the Disco: “A Fever You Can’t Sweat Out” (2005)

DUA puluh tahun yang lalu, siapa yang menyangka emo bisa merebut posisi punk sebagai genre musik untuk para remaja rapuh yang sedang ketakutan. Pada akhir ‘90an, sebagian besar penggemar gelombang pertama dari emo telah meninggalkan genre tersebut. Banyak grup musik emo telah bubar, sementara segelintir yang tersisa bergerak menuju genre pop-rock dengan suara musik yang…

Bob Dylan: “Triplicate” (2017)

TRIPLICATE merupakan album ketiga yang dirilis oleh Bob Dylan dalam dua tahun terakhir ini. Album ini adalah rekaman musik yang cukup panjang, terdiri dari tiba bagian (“Disc 1 – ‘Til the Sun Goes Down”, “Disc 2 – Devil Dolls”, dan “Disc 3 – Comin’ Home Late”) yang berisikan sepuluh lagu di tiap bagiannya, dan total…

Radiohead: “OK Computer OKNOTOK 1997 2017” (2017)

KETIKA berada dalam proses pematangan ide untuk menggarap album ketiganya, saya membayangkan Radiohead menghadapi jalan raya mulus yang terbentang di depan mereka — jika bukan sebuah persimpangan jalan. Pada saat itu Radiohead telah menyelesaikan tur (bersama dengan Alanis Morissette) untuk mempromosikan album kedua bertajuk The Bends (1995). Sebelumnya, Radiohead muncul secara ekstrem — layaknya sekumpulan…

Paramore: “After Laughter” (2017)

HAYLEY Williams paham bagaimana caranya memainkan peran sebagai seorang penakluk yang selalu ceria. Bahkan ketika menyanyikan kemarahan, pengkhianatan, dan kekecewaan pada tahap yang lebih besar dan dalam video technicolor selama 13 tahun terakhir, Williams selalu berhasil memproyeksikan ketenangan, gairah, dan senyum anak kecil dengan cara yang menyenangkan. Sejak masih remaja, Williams telah membawakan kecemasan pop-punk…

Explosions in the Sky: “The Wilderness” (2016)

KETIKA membincangkan hal-hal megah di blantika musik, Explosions in the Sky merupakan salah satu jenis band yang selalu ada di pikiran saya. Ada semacam kemegahan dalam setiap lagu yang dibikin oleh Explosions in the Sky, begitu juga dengan unit musiknya sendiri: tiket pertunjukan mereka di Radio Music City Hall atau ruang konser yang lebih besar…

Warpaint: “Heads Up” (2016)

WARPAINT membuka Heads Up dengan dua materi pemanasan, Whiteout dan By Your Side,  yang cukup membius kesadaran. Kedua materi pembuka itu memiliki elemen yang mirip dengan karya-karya lama Warpaint: atmosfer suram mulai memenuhi udara kamar kos saya ketika Stella Mozgawa (drumer) dan Jenny Lee Lindberg (pemain bas) mengayunkan irama memabukkan dari instrumen musik mereka, sementara…

Radiohead: “I Promise” (2017)

Musik terbaik sepertinya memang bisa menghentikan atau mengendalikan laju waktu. Dengan single terbarunya, I Promise, Radiohead melanjutkan kebiasaan untuk bepergian menembus ruang dan waktu. Radiohead memang sering merekam ulang materi lama untuk dirilis dalam rekaman baru di kanon mereka, namun lagu True Love Waits dari album A Moon Shaped Pool yang dirilis tahun lalu, merupakan…

Daughter: “Not to Disappear” (2016)

SAYA jarang mendapati kesedihan dari patah hati bisa terdengar seksi kecuali ketika dinyanyikan dengan begitu tulus oleh Elena Tonra, seorang vokalis-gitaris dari unit musik bernama Daughter yang berbasis di London, Inggris. Tonra dan dua personil Daughter lainnya (Igor Haefeli dan Remi Aguilella) adalah kombinasi unik yang ahli dalam menyusun lanskap sonik dingin yang subur dan…

#DaftarPutar, part three: comfortable songs from 1997

TIDAK bisa tidak, selain momen di mana Juventus merajai Serie A Italia untuk ke-24 kalinya, topik yang selalu ada di kepala saya ketika mengingat-ingat dan membincangkan tahun 1997 adalah OK Computer (1997), sebuah konsep album dari Radiohead dengan tema yang merefleksikan ketakutan dan kegelisahan terhadap sebuah dunia yang bakal dijalankan oleh komputer dan diungkapkan secara…

Bahwa keheningan hanyalah persepsi

PADA tahun 1952, John Cage — filsuf sekaligus komposer asal Amerika Serikat — melakukan sebuah proyek observasi untuk menjawab rasa penasarannya terhadap konsep keheningan atau kesunyian atau ketiadaan bunyi/suara. Cage melakukan observasi dengan mendatangi tempat-tempat yang diharapkan bisa membuktikan adanya keheningan, namun dia malah mendapatkan hasil yang tidak diharapkannya. Dalam proyeknya itu, Cage menemukan bahwa…