Marmozets: “The Weird and Wonderful Marmozets” (2014)

MENGULAS album debut dari musisi mana pun, bagi saya, adalah momen yang serbarikuh. Sewaktu mengunduh album debut dan kemudian menyetelnya di Winamp laptop butut saya untuk pertama kalinya, selalu ada perasaan yang campur-aduk antara sinisme dan harapan saat perangkat suara mulai melantunkan trek pembukanya: asumsi bahwa album debut itu bakal langsung jatuh ke kubangan mediokritas…

Thom Yorke: “Tomorrow’s Modern Boxes” (2014)

“AS an experiment…” menjadi kalimat pembuka press release dari Thom Yorke dan produsernya, Nigel Godrich, saat meluncurkan album solo keduanya bertajuk Tomorrow’s Modern Boxes pada tahun 2014 lalu. “Eksperimen” yang dimaksud Yorke dan Godrich ini dirancang untuk memecahkan masalah yang dialami oleh industri musik sejak masa kejayaan Shawn Fanning: bagaimana caranya meyakinkan orang-orang yang hidup…

Eva Celia: “Tak ‘Kan Ada Cinta Yang Lain” (2014)

JUJUR saja. Terlalu banyak hari di mana rindu tidak lebih penting ketimbang membudak demi sekaleng-dua susu formula yang harganya bikin mampus itu. Bahkan bisa jadi tidak lebih penting dibandingkan rutinitas mengupdate tulisan di media-sosial dan blog pribadi. Dan segala tentang (me)rindu(mu), jika boleh, tolong diberhentikan di sini saja. Jangan ada lagi kenangan: tanpa rindu, tanpa…