Radiohead: “OK Computer OKNOTOK 1997 2017” (2017)

KETIKA berada dalam proses pematangan ide untuk menggarap album ketiganya, saya membayangkan Radiohead menghadapi jalan raya mulus yang terbentang di depan mereka — jika bukan sebuah persimpangan jalan. Pada saat itu Radiohead telah menyelesaikan tur (bersama dengan Alanis Morissette) untuk mempromosikan album kedua bertajuk The Bends (1995). Sebelumnya, Radiohead muncul secara ekstrem — layaknya sekumpulan…

Radiohead: “I Promise” (2017)

Musik terbaik sepertinya memang bisa menghentikan atau mengendalikan laju waktu. Dengan single terbarunya, I Promise, Radiohead melanjutkan kebiasaan untuk bepergian menembus ruang dan waktu. Radiohead memang sering merekam ulang materi lama untuk dirilis dalam rekaman baru di kanon mereka, namun lagu True Love Waits dari album A Moon Shaped Pool yang dirilis tahun lalu, merupakan…

#DaftarPutar, part two: acquiesce anything that has passed

DESEMBER sudah nyaris habis. Kontemplasi coba dilakukan, resolusi kemudian dikoar-koarkan. Semuanya bertekad menjadi pribadi yang baru dan lebih baik dari sebelumnya, namun sepertinya tidak ada yang cukup berani (atau sinting) untuk mencoba menjadi berbeda dari kebanyakan, untuk sesekali melenceng dari kewajaran dan rutinitas harian — meski cuma sebentar saja. Semuanya mencoba melupakan setiap rasa sakit…

Radiohead: “Hail to the Thief” (2003)

ALBUM keenam Radiohead yang bertajuk Hail to the Thief adalah karya musik anak zamannya sendiri, sebuah masterpiece yang dilahirkan dengan ciri dan kemarahan yang khas pada momen itu: direkam pada akhir tahun 2002, ketika Pemerintahan Inggris dan Amerika Serikat sedang mempersiapkan tentaranya untuk menyerbu Irak di mana Thom Yorke — vokalis Radiohead yang punya postur…

Radiohead: “A Moon Shaped Pool” (2016)

RADIOHEAD, yang menamai album studio kesembilannya dengan A Moon Shaped Pool, memiliki pemahaman unik perihal betapa mudahnya keistimewaan bisa tergelincir menjadi banalitas. Musik Radiohead terobsesi dengan titik di mana kebenaran mengeras menjadi omong kosong klise, di mana kemurnian sengaja ditabrakkan dengan kepedihan dan keputus-asaan. Thom Yorke telah membumbui lirik-liriknya dengan klise harian yang menyiratkan bahwa…

Radiohead: “OK Computer” (1997)

THOM Yorke selamat dari kematian grunge di pertengahan ‘90an dengan seluruh kecemasan dan kekecewaannya. Sejak saat itu, (musikalitas) Yorke dan band-nya, Radiohead, terus berproses menuju sesuatu yang bisa dibilang rumit namun terdengar lebih syahdu, lebih matang, dan lebih brilian. Radiohead merupakan salah satu grup musik berbasis distorsi gitar dari era ‘90an yang telah mengalami pertumbuhan…

Radiohead: “Pablo Honey” (1993)

BERKEDIP dari materi sensasional berjudul Creep yang berisikan lirik paling muram dalam menertawakan diri sendiri yang pernah saya dengar, debut album Radiohead bertajuk Pablo Honey berisikan segala sesuatu tentang orang Inggris yang tidak tahu malu — “kesombongan” yang sepenuhnya dipengaruhi oleh lengkungan Anglo-Saxon. Lima pemuda asal Oxfordshire, Inggris, ini muncul secara ekstrem dengan tiga gitar…

Radiohead: “Exit Music (For a Film)” (1997)

Wake from your sleep, the drying of your tears. Today we escape, we escape. Pack and get dressed before your father hears us, before all hell breaks loose. BENING sekaligus suwung. Saya bisa merasakannya melayang-layang seolah kehilangan pijakan namun juga penuh keyakinan perihal jalannya. Sang vokalis, lelaki dengan postur relatif pendek bagi ukuran orang-orang Eropa,…

Radiohead: “The Bends” (1995)

KEBANYAKAN grup musik memutuskan untuk tetap tinggal di dalam zona nyaman mereka, namun Radiohead malah memilih untuk mengambil satu lanskap musik, bermain-main dan menari di atasnya, lantas mendobrak segala batasan yang ada dan melampaui zona kenyamanan yang telah mereka bangun sebelumnya, untuk kemudian mengukir kesan unik dan megah bagi siapa saja yang telah mendengarkan karya-karya…